Zulfa Mustofa Dorong Mekanisme AHWA dalam Muktamar ke-35 NU, Dapat Tanggapan Negatif
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 20:31 WIB
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

Zulfa Mustofa Dorong Kesepakatan AHWA dalam Muktamar NU: Menuju Kemandirian dan Inovasi NU
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Zulfa mengundang kandidat lain untuk mengikuti sikap yang telah disepakati, namun pernyataan ini memicu suasana sidang menjadi lebih tegang dengan interupsi dari peserta lain.
Masmuni merasa bahwa situasi seperti ini seharusnya tidak mengaburkan substansi agenda persidangan. Dia menekankan pentingnya setiap peserta dan kandidat memahami posisi serta tahapan forum, untuk mencegah berkembangnya polemik baru.
Pimpinan sidang menegaskan bahwa keputusan dalam forum harus diambil melalui musyawarah mufakat. Sekretaris Steering Committee dan pimpinan Sidang Pleno III, Prof Mohammad Nuh, menyatakan bahwa apabila musyawarah gagal mencapai kesepakatan, mekanisme voting akan diterapkan.
Ia meyakinkan para muktamirin agar tidak merasa khawatir jika musyawarah tidak menemukan kesepakatan. Mekanisme pemungutan suara sudah disiapkan sebagai alternatif jika diskusi tidak menghasilkan mufakat.
Perdebatan mengenai mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU pun kembali menjadi sorotan. Di satu sisi, ada dorongan untuk menggunakan AHWA dari sejumlah kandidat. Di sisi lainnya, justru diperlukan kepatuhan terhadap agenda dan mekanisme Muktamar ke-35 NU.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




