Hasanah.id – Polri menjemput 19 tersangka teroris dari Makassar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021), Polri menegaskan akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam kelompok teroris. Termasuk, salah satu terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Ahmad Aulia (30) yang ditangkap di Sulsel menyatakan bahwa dirinya dibaiat di hadapan Munarman, mantan Sekretaris Umum FPI.
Ahmad mengatakan, saat itu, tengah ada pembaiatan massal kepada Islamic State (IS). Dia mengaku dibaiat bersama 100 simpatisan dan laskar FPI.
“Masih menunggu kerja dari Densus 88, namun siapapun yang terlibat dalam tindak pidana pasti akan di mintakan pertanggung jawaban hukumnya,” ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Jumat (5/2/2021).
Rusdi mengatakan, salah satu dari 19 tersangka teroris kelompok Makassar ini adalah anak pasangan suami istri Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani yang merupakan pelaku bom bunuh diri di Katedral Our Lady of Mount Carmel, Pulau Jolo, Filipina Selatan. Ia pun menyatakan, kelompok teroris dari Makassar ini telah memiliki berbagai rencana yang bisa mengganggu stabilitas serta keamanan dan ketertiban masyarakat.