“Jangan ada yang berpikir mereka cawe-cawe. Justru saya yang datang meminta masukan. Pak SBY tidak pernah menitipkan sesuatu kepada saya,” tegasnya.
Hal serupa juga berlaku untuk Jokowi. Prabowo menekankan bahwa dirinya yang secara aktif berdiskusi dengan mantan presiden tersebut untuk menyerap pengalaman dalam memimpin negara.
“Ada yang bilang Pak Jokowi cawe-cawe? Enggak ada. Saya sendiri yang datang ke beliau,” tambah Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Dengan pengalaman masing-masing 10 tahun memimpin Indonesia, baik SBY maupun Jokowi memiliki wawasan yang berharga. Bagi Prabowo, hanya orang yang tidak bijak yang menutup diri dari pelajaran berharga selama dua dekade kepemimpinan sebelumnya.
“Pak SBY 10 tahun, Pak Jokowi 10 tahun. Itu 20 tahun pengalaman memimpin negara. Hanya orang bodoh yang tidak mau belajar dari pengalaman 20 tahun itu,” pungkasnya.