Breaking News
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Rupiah Menguat di Awal Pekan, Sejalan dengan Prediksi Gubernur BI

Rupiah Menguat di Awal Pekan, Sejalan dengan Prediksi Gubernur BI

  • account_circle Rehan Oktra Halim
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan hari ini, Senin, 2 Februari 2026. Penguatan rupiah berlangsung di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi serta optimisme Bank Indonesia (BI) terhadap ekonomi domestik.

Dikutip dari Kontan, nilai tukar rupiah dibuka menguat pagi ini di level Rp 16.776 per dolar AS, menguat 0,06 persen dibandingkan penutupan perdagangan Jumat, 30 Januari 2026, yang berada di level Rp 16.786 per dolar AS.

“Ini membuat rupiah menguat 0,06% dibanding penutupan hari Jumat (30/1/2026) yang berada di level Rp 16.786 per dolar AS,” dikutip dari Kontan pada Senin, 2 Februari 2025.

Per hari ini, pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Yuan China tercatat menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,11 persen. Selanjutnya, dolar Hongkong menguat 0,06 persen, diikuti baht Thailand yang naik 0,03 persen, serta peso Filipina yang menguat tipis 0,02 persen terhadap dolar AS.

  • Penulis: Rehan Oktra Halim
expand_less