Siapkan Asep Mulyadi untuk Pilwalkot, PKS Kota Bandung Tunggu Restu DPP
- account_circle Hasanah 013
- calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
- visibility 65
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPD PKS Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama./Foto: Gilang Fathu Romadhan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, BANDUNG – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2024 menjadi momentum politik yang sebentar lagi akan berlangsung.
Nama-nama para bakal calon pun mulai bermunculan, baik di masyarakat atau media massa meski pendaftaran peserta Pilwalkot belum dibuka.
Partai politik juga mulai menggemborkan sosok yang bakal ditugaskan maju dalam ajang politik tingkat kepala daerah itu.
Ketua DPD PKS Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama bakal mengatakan Asep Mulyadi atau kerap disapa Asmul diusulkan ikut serta dalam Pilwalkot nanti.
“Beliau (Asmul) termasuk salah satu kandidat calon Wali Kota yang sudah diusulkan ke DPP,” kata Ahmad di kantor DPD PKS Kota Bandung, Senin, 10 Mei 2024.
Kabarnya, Asep Mulyadi digadang-gadang akan dipasangkan dengan istri almarhum Oded, Siti Muntamah. Kendati demikian, ia masih menunggu persetujuan lebih lanjut dari pusat terkait kepastian tersebut.
“Kita tinggal menunggu keputusan dari DPP, siapa calon Wali Kota pun nanti calon Wakil Wali Kotanya sedang kita cari,” ucapnya.
Selain itu, Ahmad mengaku saat ini sedang membangun komunikasi dengan parpol lain demi menyongsong kekuatan dalam menghadapi Pilkada.
Walau PKS memiliki tiket untuk mencalonkan diri baik untuk calon Wali Kota atau calon Wakil Wali Kota, namun ia terbuka dengan parpol lain.
“Bahwa PKS sudah memiliki 11 kursi itu bisa mencalonkan sendiri baik untuk calon Wali Kota atau calon Wakil Wali Kota. Namun kita ingin membangun silaturahmi, bahkan secara aktif, kita berkomunikasi dengan segala pihak,” ucapnya.
Menurutnya, membangun Kota Bandung tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Sehingga ini menjadi alasan dirinya terbuka dengan semua pihak, termasuk dengan Organisasi Masyarakat (Ormas).
“Karena membangun Kota Bandung tidak bisa hanya diselesaikan oleh PKS saja, harus kolaborasi, harus bekerjasama dengan semua pihak, bahkan tidak hanya dengan parpol saja, dengan Ormas pun kita lakukan silaturahmi,” tukasnya.*** (Gilang)
- Penulis: Hasanah 013
