Breaking News
Trending Tags

Misteri Malam Lailatulqadar dan Fakta Ilmiah di Balik Fenomena 1.000 Bintang

  • account_circle Azhar Ilyas
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026 10:15 WIB
  • visibility 326
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Secara astronomi, jumlah bintang yang bisa dilihat oleh mata telanjang manusia pada malam yang sangat gelap dan cerah memang bisa mencapai angka ribuan. Menurut data dari European Space Agency (ESA), jika kamu berada di lokasi yang jauh dari polusi cahaya kota (seperti di pegunungan atau tengah laut), kamu bisa melihat sekitar 2.500 hingga 3.000 bintang di langit malam.

Galaksi kita sendiri, Bima Sakti, mengandung ratusan miliar bintang. Masalahnya, di zaman modern ini, polusi cahaya dari lampu kota sering kali menutupi keindahan tersebut.

Jadi, jika pada suatu malam di bulan Ramadan langit terlihat sangat bersih dan penuh bintang, hal itu secara ilmiah memang mungkin terjadi akibat kondisi atmosfer yang stabil dan minimnya hamburan cahaya, yang mana sangat selaras dengan ciri-ciri “langit cerah” yang disebutkan dalam hadis.

Mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa Allah tidak menentukan saja tanggal pastinya? Para ulama menjelaskan bahwa dirahasiakannya waktu Lailatulqadar adalah sebuah bentuk rahmat agar umat Islam terus konsisten dalam beribadah.

Jika tanggalnya sudah diketahui pasti, dikhawatirkan orang-orang hanya akan beribadah pada malam itu saja dan mengabaikan malam-malam lainnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Azhar Ilyas
expand_less