Breaking News
Trending Tags
Beranda » Internasional » Trump Ingin Pentagon Kembali Disebut Departemen Perang: “Terdengar Lebih Kuat”

Trump Ingin Pentagon Kembali Disebut Departemen Perang: “Terdengar Lebih Kuat”

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan wacana kontroversial. Kali ini, ia mengusulkan untuk mengganti nama Pentagon dari “Departemen Pertahanan” menjadi “Departemen Perang”.

Gagasan itu diungkapkan Trump saat berbicara di Ruang Oval pada Senin (26/8) waktu setempat dalam pertemuan dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.

 Trump menyebut bahwa dirinya dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sepakat bahwa nama “Departemen Perang” lebih tepat dan kuat.

“Pete Hegseth sangat hebat. Saya sering menyebutnya Departemen Perang. Anda tahu, sekarang namanya Departemen Pertahanan, tapi saya rasa kita akan mengubahnya,” ujar Trump.

Trump menilai istilah “Departemen Perang” membawa semangat kemenangan dan kekuatan militer yang lebih eksplisit dibandingkan “Departemen Pertahanan”, yang menurutnya terlalu pasif. Ia mengingatkan bahwa sebelum 1947, Amerika memang menyebut lembaga itu sebagai Departemen Perang, sejak era Presiden George Washington.

“Pertahanan memang bagian dari itu, tapi kita juga ingin menyerang. Kita ingin memenangkan segalanya,” lanjutnya.

“Kita memenangkan Perang Dunia I, kita memenangkan Perang Dunia II. Itu semua saat kita masih menyebutnya Departemen Perang.”

Nama “Departemen Pertahanan” resmi digunakan sejak tahun 1947 di masa Presiden Harry S. Truman, ketika lembaga-lembaga militer AS disatukan di bawah satu atap: Pentagon.

Trump meyakini perubahan nama itu bukan hanya simbolis, tapi juga mencerminkan sikap dan strategi militer yang lebih ofensif. “Departemen Perang terdengar lebih kuat. Lebih tegas. Dan semua orang tampaknya setuju,” katanya.

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less