Tuti Turimayanti : CDPOB Kabupaten Cirebon Timur Perlu Mendapat Perhatian Khusus
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat, Tuti Turimayanti, menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap rencana pembentukan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Kabupaten Cirebon Timur.
Hal ini disampaikan Tuti usai menghadiri rapat konsultasi antara Komisi 1 DPRD Jabar dengan pimpinan fraksi-fraksi DPRD Jabar mengenai CDPOB Cirebon Timur, yang digelar pada Selasa (9/9/2025) pukul 13.00 WIB di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus).
“Cirebon Timur memiliki potensi besar untuk menjadi daerah otonom baru, namun prosesnya harus dilakukan secara cermat agar tujuan utama yaitu peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” ujarnya.
Tuti menekankan perlunya koordinasi intensif antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten induk, dan masyarakat setempat untuk memastikan kelengkapan dokumen serta pemenuhan syarat yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
“Selain administrasi dan dukungan politik, yang tidak kalah penting adalah memetakan kebutuhan infrastruktur dan SDM di wilayah calon daerah baru. Kita harus memastikan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur jalan bisa berjalan optimal sejak awal,” kata legislator dari PDI Perjuangan tersebut.
Tuti juga mengingatkan bahwa pemekaran wilayah bukan hanya soal memisahkan diri dari kabupaten induk, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi tantangan baru.
“Kita tidak ingin setelah terbentuk, daerah baru justru mengalami stagnasi karena kurang perencanaan. Ini yang menjadi tugas kita bersama di DPRD untuk mengawal prosesnya dengan baik,” tegasnya.
Ia berharap hasil rapat konsultasi ini dapat menjadi rekomendasi komprehensif bagi pemerintah provinsi dalam mengambil langkah selanjutnya.
“Kami di Komisi 1 akan terus memantau dan mengawal proses ini, agar Cirebon Timur bisa menjadi daerah otonom yang benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Tuti.
Dalam rapat yang dihadiri seluruh pimpinan fraksi DPRD Jabar tersebut, berbagai aspek disoroti, mulai dari kesiapan administrasi, kemampuan keuangan, hingga potensi sosial dan ekonomi wilayah.
- Penulis: Bobby Suryo
