Breaking News
Trending Tags
Beranda » JABAR » Wali Kota Sukabumi Ajak Warga Jaga Persatuan dalam Peringatan HUT ke-80 RI

Wali Kota Sukabumi Ajak Warga Jaga Persatuan dalam Peringatan HUT ke-80 RI

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Sukabumi berlangsung khidmat di Lapang Merdeka, Minggu (17/8/2025). Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah, Forkopimda, organisasi masyarakat, serta pelajar dan warga dari berbagai elemen.

Mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara tersebut menjadi momen reflektif sekaligus ajakan untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.

Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan apresiasi kepada para pejuang kemerdekaan dan menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam setiap aspek pembangunan.

“Demokrasi yang damai di Sukabumi adalah modal sosial yang harus kita rawat bersama. Persatuan dan gotong royong adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ayep dalam amanatnya.

Ia juga mengajak masyarakat mencermati arah pembangunan nasional sebagaimana disampaikan Presiden pada pidato kenegaraan 15 Agustus lalu. Di antaranya soal pemerataan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan.

Dalam konteks daerah, Ayep menegaskan komitmen Pemkot Sukabumi untuk memperkuat fondasi fiskal. Ia menyebut sejumlah capaian positif, seperti predikat “sangat inovatif” dalam IGA, Kota Toleran peringkat ke-6 nasional, serta penilaian reformasi birokrasi dengan kategori A.

“Capaian ini bukan tujuan akhir, melainkan titik awal untuk bekerja lebih keras lagi,” tegasnya.

Rangkaian upacara ditutup dengan pertunjukan seni bernuansa nasionalisme, yang menampilkan kreativitas pelajar serta berbagai komunitas lokal. Suasana kebersamaan itu menjadi simbol semangat perjuangan yang kini diteruskan dalam bentuk kontribusi nyata membangun bangsa.

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less