Breaking News
Trending Tags
Beranda » LIFESTYLE » 3 Efek Samping dari Mengonsumsi Kurma Terlalu Banyak, Benarkah Bisa Merusak Gigi?

3 Efek Samping dari Mengonsumsi Kurma Terlalu Banyak, Benarkah Bisa Merusak Gigi?

  • account_circle Hasanah 015
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Jika berbicara salah satu buah kering yang paling umum ditemukan saat bulan Ramadan, sudah pasti jawabannya kurma. Buah asal Timur Tengah itu memang memiliki kaya manfaat, terlebih lagi jika dijadikan sebagai kudapan atau camilan saat berbuka puasa.

Sebagaimana diketahui beberapa manfaat kurma adalah baik untuk jantung, bisa menurunkan risiko kanker, tinggi antioksidan dan sebagainya. Meskipun baik untuk kesehatan dan kaya akan serat, makan kurma terlalu banyak bisa menimbulkan beberapa efek samping.

Dalam artikel kali ini, tim redaksi Hasanah.id akan menyajikan informasi seputar 3 efek samping dari mengonsumsi kurma terlalu banyak, sebagaimana dilansir dari beberapa sumber terpercaya. Penasaran apa saja? Simak selengkapnya ya!

Baca Juga: Rekomendasi 3 Jus Buah yang Cocok Sebagai Minuman Buka Puasa, Segarnya Nampol

Masalah pencernaan

Kurma secara garis bersar tergolong aman untuk pencernaan, bahkan sangat minim risiko. Akan tetapi, buah tersebut mengandung zat sulfit yang tidak selalu cocok untuk semua orang. Sebagaimana diketahui sulfit merupakan bahan yang biasa ditambahkan ke dalam buah kering untuk menjaga lapisan luarnya.

Bagi sebagian orang yang sensitif terhadap sulfit bisa mengalami gangguan pencernaan. Biasanya yang umum terjadi adalah sakit perut, kembung hingga diare.

Tingginya kadar serat dalam kurma juga bisa berperan layaknya dua mata pisau. Di satu sisi, zat tersebut berguna untuk memperlancar pencernaan. Tetapi di sisi lain terlalu banyak serat juga akan menimbulkan kram perut hingga diare.

Baca Juga: Kreasi Nastar Kurma yang Cocok untuk Sajian Lebaran

Memicu naiknya gula darah

Kurma mengandung kalori dan gula yang cukup tinggi. Sehingga tidak dianjurkan untuk pengidap diabetes. Dalam 1/4  cangkir kurma, terdapat sekitar 24 gram karbohidrat dan 105 kalori. Selain itu, kurma mengandung banyak gula alami, seperti glukosa, fruktosa dan sukrosa.

Memadukan kurma dengan sumber protein seperti kacang-kacangan, dapat memperlambat penyerapan gula lebih lanjut dan membantu menjaga kadar glukosa darah tetap stabil.

Memicu kerusakan gigi

Sebenarnya kurma merupakan sumber fluor yang sangat baik, hingga dapat memperkuat email gigi dan mencegah kerusakannya. Namun, kurma kaya akan gula dan karbohidrat yang dikenal dapat memicu kerusakan gigi berlubang.

Baca Juga: RK Paparkan Potensi Perkebunan dan KEK Jabar Di Hadapan Kontingen Jabar

Selain itu juga tekstur kurma yang lengket berpotensi menempel di sela-sela gigi yang sulit dibersihkan. Sebenarnya bukan hanya kurma yang bisa menempatkan Anda pada risiko tersebut. Buah kering secara umum tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan karena menempel dan sulit dibersihkan.

Itulah informasi seputar 3 efek samping dari mengonsumsi kurma terlalu banyak. Sebenarnya Anda bisa mengonsumsi kurma dengan kebutuhan tubuh, seperti tiga butir sehari sesuai yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.***

  • Penulis: Hasanah 015
expand_less
Skip to toolbar