Ika Siti Rahmatika Dorong Transformasi Industri Lokal dan UMKM Jawa Barat ke Arah Digital dan Berkelanjutan
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Selasa, 5 Agt 2025 16:26 WIB
- visibility 126
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E., menekankan pentingnya transformasi industri dan UMKM menuju arah digital dan berkelanjutan sebagai langkah strategis menghadapi tantangan global di sektor ekonomi.
Menurut legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini, Jawa Barat harus menjadi motor penggerak dalam penguatan industri lokal berbasis teknologi ramah lingkungan dan sumber daya daerah. Ia menyoroti pentingnya mengembangkan sektor seperti tekstil, makanan olahan, serta kerajinan yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.
“Industri berbasis potensi lokal harus dioptimalkan. Selain membuka lapangan kerja, pendekatan ini juga memperkuat identitas ekonomi daerah kita,” ujar Ika dalam keterangannya.
Ia juga menggarisbawahi peran penting Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai fondasi ekonomi Jawa Barat. Dalam konteks ini, digitalisasi menjadi salah satu fokus utama yang perlu segera diperluas.
“UMKM perlu dipersenjatai dengan akses teknologi, literasi digital, serta dukungan pembiayaan. Tanpa itu, mereka akan kesulitan bersaing di pasar yang makin kompetitif,” katanya.
Tidak hanya itu, Ika juga mendorong kolaborasi yang lebih intensif antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat dan berkeadilan.
“Kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Pemerintah harus hadir sebagai fasilitator dan penghubung, bukan sekadar regulator,” imbuhnya.
Dalam hal distribusi barang dan kestabilan harga, Ika meminta pemerintah daerah meningkatkan pengawasan, terutama terhadap bahan pokok. Ia menegaskan pentingnya perlindungan terhadap hak konsumen sekaligus kepastian bagi pelaku usaha.
“Kami dari Komisi II DPRD Jabar terus mendorong regulasi yang melindungi kedua belah pihak—konsumen dan pelaku usaha. Keseimbangan ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi,” jelasnya.
Ika pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui langkah-langkah progresif dan adaptif.
“Dengan semangat gotong royong dan visi yang sama, kita bisa membawa Jawa Barat menjadi provinsi dengan ekonomi tangguh, inklusif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.
- Penulis: Bobby Suryo




