Breaking News
Trending Tags

Nepal Krisis: Presiden dan PM Mundur, Militer Siap Ambil Alih Kekuasaan

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025 10:09 WIB
  • visibility 204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Nepal tengah menghadapi gejolak politik serius setelah Presiden Ram Chandra Poudel mengumumkan pengunduran diri hanya beberapa jam usai Perdana Menteri KP Sharma Oli menyatakan mundur pada Selasa (9/9). Keputusan dua pucuk pimpinan ini meninggalkan negara Himalaya tersebut tanpa pemimpin eksekutif di tengah gelombang kerusuhan yang meluas.

Kekosongan kepemimpinan membuka peluang bagi militer untuk mengambil alih kendali. Panglima Militer Nepal, Jenderal Ashok Raj Sigdel, disebut-sebut akan segera menyampaikan pernyataan resmi terkait situasi darurat ini.

Kerusuhan kian tak terkendali setelah rumah pribadi sejumlah pejabat, termasuk kediaman PM Oli dan Presiden Poudel, menjadi sasaran massa. Sejumlah demonstran dilaporkan masuk ke area rumah Poudel, melakukan pembakaran, dan menjarah barang berharga.

Militer Nepal kini bergerak cepat mengevakuasi para menteri kabinet. Kathmandu Post menyebutkan, evakuasi dilakukan dengan helikopter dari kawasan Bhaisepati menuju lokasi aman. Selain itu, pengamanan di Gedung Parlemen diperketat, dan sejumlah pejabat pemerintah dipindahkan ke barak militer untuk mendapat perlindungan ekstra.

Gelombang protes ini berawal dari aksi ribuan generasi muda, mayoritas pelajar, yang menuding pemerintah sarat praktik korupsi. Ketegangan memuncak pada Senin (8/9) ketika bentrokan antara aparat dan massa menewaskan 19 orang serta melukai ratusan lainnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less