Anak SD di NTT Tewas Gantung Diri Lantaran Tak Mampu Beli Buku dan Pulpen
- account_circle Friska Putri Aryananta
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 16:58 WIB
- visibility 373
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT, Hasanah.id – Kejadian tragis menimpa seorang anak SD di NTT (Nusa Tenggara Timur). Seorang siswa kelas IV SD berusia 10 tahun ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di sebuah pohon cengkih. Kejadian ini menyisakan duka mendalam, terutama setelah aparat menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang berisi ungkapan perpisahan dan kekecewaan korban kepada sang ibu, sebagaimana diberitakan oleh DetikNews.
Ditemukan Surat Tulisan Tangan Anak SD di NTT
Korban diketahui berinisial YBR, seorang Anak SD di NTT yang tinggal di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Saat proses evakuasi, polisi menemukan sepucuk surat yang ditulis korban menggunakan bahasa daerah Bajawa. Surat tersebut ditujukan kepada ibunya dan berisi ungkapan kekecewaan sekaligus pesan perpisahan.
Kertas Tii Mama Reti (Surat untuk mama Reti)
Mama Galo Zee (Mama pelit sekali)
Mama molo Ja’o Galo mata Mae Rita ee Mama (Mama baik sudah. Kalau saya meninggal mama jangan menangis)
Mama jao Galo Mata Mae woe Rita ne’e gae ngao ee (Mama saya meninggal, jangan menangis juga jangan cari saya ee)
Molo Mama (Selamat tinggal mama)
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R Pissort, membenarkan keaslian surat tersebut.
“Surat itu betul, petugas turun ke TKP temukan surat itu, anak itu yang tulis,” kata Benediktus melalui sambungan telepon, Selasa (3/2/2026).
- Penulis: Friska Putri Aryananta



