Breaking News
Trending Tags

82% Pekerja Indonesia Paling Bahagia, Duduki Peringkat Pertama di Asia Pasifik

  • account_circle Friska Putri Aryananta
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Pekerja Indonesia berhasil menempatkan diri sebagai negara dengan pekerja paling bahagia di kawasan Asia Pasifik pada akhir 2025, menurut Workplace Happiness Index terbaru yang dirilis oleh Jobstreet by SEEK. Survei ini mencakup lebih dari 1.000 responden usia 18–64 tahun dari pasar tenaga kerja Indonesia dan menunjukkan indikator bahagia kerja yang sangat tinggi dibanding negara lain di kawasan.

Hasil Survei: 82% Pekerja Indonesia Bahagia di Tempat Kerja

Laporan tersebut mengungkap bahwa sekitar 82% pekerja di Indonesia merasa cukup bahagia hingga sangat bahagia di tempat kerja, angka yang menjadi yang tertinggi di Asia Pasifik. Sebagai perbandingan:

  • Hong Kong: 47%

  • Singapura: 56%

  • Australia: 57%

Ini menunjukkan bahwa meskipun negara-negara seperti Singapura dikenal dengan pasar tenaga kerja yang kompetitif dan maju, indikator kebahagiaan pekerja secara emosional di Indonesia justru lebih tinggi dalam survei ini.

Faktor Utama Kebahagiaan Kerja Pekerja Indonesia

Survei Workplace Happiness Index juga mencatat beberapa faktor yang menjadi pendorong utama kebahagiaan pekerja Indonesia:

1. Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Sekitar 86% responden merasa dihargai, salah satu faktor penting yang mendukung kebahagiaan kerja.

2. Pekerjaan yang Bermakna

Sebanyak 75% pekerja Indonesia merasa pekerjaan mereka memberikan kepuasan batin atau berarti (fulfilling)  menandakan bahwa makna pekerjaan menjadi unsur penting dalam kepuasan kerja.

3. Work-Life Balance

Meskipun gaji tetap menjadi harapan bagi 54% responden, survei menunjukkan keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dan pengakuan terhadap kontribusi pribadi lebih berarti daripada hanya kompensasi finansial.

Tantangan di Balik Angka Bahagia

Meski tingkat kebahagiaan kerja pekerja Indonesia tergolong tinggi, survei yang sama juga mengungkap adanya tantangan serius di baliknya. Sebanyak 44 persen pekerja mengaku mengalami tingkat stres yang tinggi, sementara 56 persen merasa terbebani oleh tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks. Selain itu, 43 persen pekerja melaporkan mengalami kelelahan mental atau burnout, dan 42 persen lainnya merasa khawatir bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) berpotensi mengancam pekerjaan mereka di masa depan. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek kesejahteraan mental dan tekanan kerja masih menjadi isu penting yang perlu mendapat perhatian serius, baik dari perusahaan maupun para pembuat kebijakan.

Generasi X dan Milenial Paling Bahagia, Gen Z Paling Rentan

Survei juga menunjukkan bahwa tingkat kebahagiaan kerja di Indonesia bervariasi berdasarkan generasi dan wilayah. Dari sisi usia, Generasi X mencatat tingkat kebahagiaan tertinggi dengan 85 persen, disusul generasi milenial sebesar 84 persen, sementara Generasi Z berada di angka 76 persen, yang menjadi kelompok dengan tingkat kebahagiaan kerja paling rendah. Dari sisi wilayah, responden yang berdomisili di Jabodetabek mencatat tingkat kebahagiaan tertinggi, yakni 87 persen, lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di Indonesia, yang diduga dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas kerja yang lebih memadai serta tingkat pendapatan yang relatif lebih tinggi.

  • Penulis: Friska Putri Aryananta
expand_less