Breaking News
Trending Tags

Iskandar Sitorus Minta Perbaikan Tata Kelola Rempang

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 08:35 WIB
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Iskandar Sitorus dari IAW menekankan pentingnya perencanaan kebijakan yang matang sebelum proyek pembangunan berskala besar dimulai.

Menurut Iskandar, perencanaan kebijakan harus mencakup kepastian status pertanahan, penataan tata ruang, pengakuan kampung tua, dan kesiapan sosial komunitas terdampak.

Ia juga menyatakan bahwa perencanaan kebijakan wajib didukung koordinasi lintas kementerian agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Iskandar meminta penguatan sistem pengendalian intern pemerintah sebagai bagian dari pembenahan tata kelola.

Ia mengutip temuan Badan Pemeriksa Keuangan sebagai bukti perlunya reformasi dalam perencanaan, koordinasi, dan pengelolaan aset negara.

Manajemen risiko menjadi poin lain yang menurutnya sering diabaikan; Iskandar menyoroti pentingnya memprioritaskan risiko sosial selain risiko investasi dan teknis.

“Saat suara masyarakat tidak diperhatikan, legitimasi sosial melemah dan justru menambah risiko investasi,” ujar Iskandar.

Iskandar menilai publikasi manfaat ekonomi tanpa menjelaskan status tanah dan jaminan hak masyarakat memperparah ketidakpastian.

Ia menyerukan komunikasi publik yang jelas dan transparan, termasuk informasi mengenai penyelesaian persoalan agraria.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less