Pengamat politik Adi Prayitno: Program MBG tidak boleh dijadikan alat memperkaya politisi
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 08:50 WIB
- visibility 129
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jangan Jadikan Program MBG Alat Untuk Perkaya Diri Politisi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pengamat politik Adi Prayitno menegaskan bahwa Program Makan Bergizi (MBG) wajib dijalankan sesuai tujuan awal untuk memperbaiki kualitas gizi anak dan menopang perekonomian lokal.
Menurut Adi, MBG tidak boleh dijadikan sumber keuntungan pribadi atau alat politik yang merusak niat awal program.
Program MBG ini dirancang untuk mengatasi kekurangan gizi, menurunkan angka stunting, dan membentuk ekosistem ekonomi yang saling mendukung, ujar Adi melalui kanal YouTube miliknya pada Kamis, 2 Juli 2026.
Ia menilai gagasan tersebut baik dan layak dilindungi agar manfaatnya sampai ke anak-anak yang membutuhkan.
Namun, Adi menekankan bahwa keberhasilan program harus diiringi pengawasan yang ketat di lapangan.
Adi menegaskan aparat penegak hukum wajib bertindak bila terjadi penyalahgunaan wewenang, terutama jika pengelolaan dapur melibatkan kader partai politik.
Ketika ditemukan potensi korupsi, ia menuntut penindakan tegas terhadap pihak yang bersalah.
Ia juga mengingatkan bahwa dana yang bersumber dari APBN harus digunakan sesuai peruntukan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia memperingatkan bahwa mengorientasikan MBG untuk keuntungan pribadi akan melukai kepercayaan publik.
Adi menyarankan agar mekanisme audit dan transparansi dilaksanakan sejak tahap perencanaan hingga distribusi.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




