“Kami ditugaskan untuk turun ke daerah pemilihan (dapil) masing masing untuk memantau kesiapan penanganan wabah pandemi virus corona. Sebetulmya kalau penugasan bidang ekonomi. Tapi yang kami pantau juga bukan cuma kesediaan pangan saja. Melainkan juga ketersediaan panqan dan pemenuhan logistik dan asupan gizi untuk para pasien serta para tenaga medis. Sampai sejauh ini penanganan pasien dan juga kesiapan tenaga medis sudah memadai,” kata Sari, usai kegiatan.
Dikatakan Sari, dari Komisi II DPRD Provinsi Jabar, ia ditugaskan untuk memantau aktivitas perekonomian masyarakat. Dampak pandemi virus corona ini memang luar biasa. Kegiatan ekonomi banyak yang terhambat. Sehingga diperlukan solusi untuk masalah tersebut. Diantaranya bantuan pangan untuk lebih dari 1 juta keluarga di Jabar.
“Memang bantuan untuk 1 juta orang lebih dari Pemrov Jabar itu tidak akan cukup. Nanti yang sampai ke warga Kab Bandung juga berapa. Sehingga ada penerima yang diprioritaskan dan memang harus dibantu. Ini menjadi tugas kita semua, untuk bersama sama saling membantu. Selain itu, kita semua juga punya tugas bersama untuk terus mengedukasi masyarakat. Jika kita bersama-sama saya yakin musibah ini akan segera berlalu,” ujarnya. (*)