“Kami ibu-ibu ini membenci hoaks yang mengatakan harga-harga mahal sehingga membuat ibu-ibu menjadi ketir dan gentar. Kami ingin mengatakan kepada emak-emak di seluruh Indonesia bahwa harga di Indonesia ini stabil dan tidak ada yang mahal,” kata Aini.
Kalaupun memang situasi harga pangan sedang mahal, hal itu disebut terjadi akibat gejolak perekonomian global. Jika benar demikian, Aini meyakini kaumnya tak akan mengeluh begitu saja karena mereka sudah tahu bagaimana mengatur keuangan rumah tangga.
“Jadi kami mengatakan segala hoaks bahwa harga-harga mahal,” ujarnya.
Aini menyebut SEPI sudah memiliki keanggotaan sebanyak 750 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dan di luar negeri. Mereka mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf untuk pilpres mendatang. Mereka berpendapat Jokowi patut mendapat dua periode untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah digarap.
Dukungan SEPI ini merupakan narasi tandingan dari pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang kerap mendorong isu harga bahan kebutuhan pokok. Kubu pasangan bernomor urut 02 itu menjadikan isu ekonomi sebagai isu utama dalam kampanye pilpres yang sudah berlangsung sejak 23 September 2018.