“Laporkan kepada saya apabila ada yang membuang sampah sembarangan atau ada warga yang mengetahui ada pabrik yang buang limbah, dengan personel yang sangat terbatas kita Satgas Citarum Harum tetap terus semangat dan harus bekerja keras untuk menuntaskan penataan Citarum,” tutur Dansektor.
Purwadi berharap warga membuat lubang biopori di tempat tinggalnya. Hal itu dilakukan demi mengatasi banjir yang setiap tahun merendam sekaligus demi menjaga lingkungan agar terawat bersih.
“Saat ini Satgas sedang melakukan pengerukan sedimentasi, itu juga merupakan bagian dari upaya mengatasi banjir, kita semua harus berupaya menjadikan Citarum sebagai beranda depan rumah kita, jaga agar tetap bersih,” pungkas Dansektor 7.
Sementara itu, Camat Dayeuhkolot Haris Taufik menyambut baik dengan diadakannya Sosialisasi Citarum Harum yang dilakukan oleh Dansektor 7 beserta jajarannya.
“Wilayah ini rawan banjir, Bupati pernah menyampaikan bahwa persoalan lingkungan merupakan hal yang paling sulit, setiap tahun warga selalu merasakan dampak banjir, bahkan bisa 2 bulan lebih,” ucap Camat.