Menhub: Mudik Lebaran Lebih Awal Agar Tak Terjebak Macet!
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 13 Mei 2019 11:15 WIB
- visibility 414
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) didampingi Bupati Jember Faida (kedua kiri) meninjau Bandara Notohadinegoro, Ajung, Jember, Jawa Timur, Minggu (20/8). Kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut rencana Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kapasitas Bandara Notohadinegoro yaitu menambah panjang landasan pacu atau runway. ANTARA FOTO/Seno/pras/17.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SURABAYA – Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, Korps Lalu Lintas Kepolisian, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Angkutan Lebaran tahun 2019 di Gedung Negara Grahadi, di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur.
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, dengan berfungsinya jalan tol, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti kecepatan dan rambu-rambu lalu lintas. Ia mengimbau pengemudi agar tidak memacu kecepatan kendaraan di tol lebih dari 100 km per jam.
Selain itu, pentingnya melakukan rem check terutama bagi armada bus. Apalagi banyak yang kondisinya kurang layak dan armada ini banyak diminati warga semenjak beroperasinya jalan tol. Serta, masalah lain yakni banyaknya pengemudik yang mengggunakan sepeda motor. Selain karena murah, sepeda motor merupakan favorit pemudik karena bisa digunakan di kampung halaman.
“Untuk itu, saya menganjurkan ada program mudik gratis melalui CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Jatim,” tutur Budi Karya usai rakor.
Terkait perjalanan mudik terutama di wilayah kepulauan, Budi Karya mengusulkan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan kampanye kepada masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal. Hal ini untuk menghindari overload terutama di tanggal-tanggal puncak arus mudik.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




