Menteri LHK Jelaskan Peningkatan Tata Kelola Lingkungan Hidup-Kehutanan di G20
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Selasa, 22 Sep 2020 07:19 WIB
- visibility 267
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia juga menambahkan sejak 2011 pemerintah telah melakukan moratorium penerbitan izin baru dan sekarang telah menghentikan izin baru pemanfaatan hutan alam primer dan lahan gambut. Pemerintah juga telah melakukan tindakan korektif untuk mengurangi laju deforestasi.
Pemerintah Indonesia juga terus berupaya untuk meningkatkan pemulihan lansekap hutan, akselerasi program perhutanan sosial, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan konservasi.
Kemudian, ia mengatakan peran serta dunia usaha dalam rehabilitasi lahan juga berhasil ditingkatkan. Lahan seluas 102.000 hektare (ha) telah ditanami dengan partisipasi dunia usaha, para pemegang izin, sementara dari dana APBN dilakukan penanaman seluas 100.000 sampai 200.000 ha per tahun.
Kawasan hutan mangrove juga tak luput dari program rehabilitasi. Target rehabilitasi adalah seluas 637.000 ha kawasan mangrove yang kritis dari total 3,3 juta ha luas hutan mangrove di Indonesia, yang telah dimulai tahun 2020.
Pemerintah Indonesia sangat serius mendorong keberlanjutan habitat dan keanekaragaman hayati dengan mengembangkan koridor yang menghubungkan habitat yang terfragmentasi.
Sejak 2018 telah dilakukan evaluasi terhadap semua konsesi dan izin perusahaan perkebunan kelapa sawit. Terindentifikasi sekitar 1,34 juta ha lahan di konsesi yang dapat dipertahankan sebagai hutan bernilai konservasi tinggi atau High Conservation Value Forest (HCVF).
- Penulis: Unggung Rispurwo




