Pemuda Medan Tewas Diduga Dianiaya Oknum TNI
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Senin, 5 Agt 2024 22:14 WIB
- visibility 214
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto konferensi pers YLBHI dugaan penyiksaan pada MHS hingga menyebabkan kematian yang dilakukan oleh oknum TNI.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – NASIONAL. – Seorang pemuda berinisial MHS (15 tahun) tewas diduga karena penganiayaan oleh oknum TNI di Medan, Sumatera Utara. MHS, yang masih berstatus siswa SMP, tewas setelah mengalami serangkaian penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa di kelurahan setempat. Hal ini diungkapkan oleh Irvan Saputra, Direktur YLBHI Medan, dalam konferensi pers yang diadakan di kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Jumat (02/08/2024).
Irvan menjelaskan, kejadian ini bermula dari tawuran yang terjadi di Jalan Benteng Hulu, Tembung Medan, di bantaran rel kereta api.
“Saat itu, MHS baru saja meminta uang kepada kakaknya untuk membeli makan dan mengambil uang tersebut di salah satu minimarket. Ketika akan membeli makan, MHS melihat adanya tawuran,” kata Irvan.
Menurut Irvan, penertiban dilakukan oleh tiga pilar yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
“Pada saat penertiban, kelompok massa tawuran berlarian ke arah MHS. Namun, MHS malah yang ditangkap dan diduga mengalami penyiksaan oleh oknum TNI yang diduga Babinsa,” ungkapnya.
Irvan menjelaskan, MHS dipukul di bagian leher dekat kepalanya sehingga ia terjatuh dan terbentur bantaran rel kereta api yang tingginya hampir dua meter.
- Penulis: Hasanah 012




