Alasan dr Piprim Dipecat Menkes, Sampaikan Maaf ke Mahasiswa
- account_circle Aramuti Bunga Shakila
- calendar_month Senin, 16 Feb 2026 16:49 WIB
- visibility 235
- comment 0 komentar
- print Cetak

dr Piprim dipecat Menkes (foto/tempo).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Konsultan jantung anak sekaligus ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA menyatakan bahwa dirinya dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunandi Sadikin usai menolak mutasi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke Rumah Sakit Fatmawati.
“Akhirnya saya dipecat oleh Pak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,” ungkap dr Piprim melalui akun media sosialnya (15/2/2026).
Menurutnya, mutasi tersebut tidak sesuai dengan asas meritokrasi aparatur sipil negara (ASN). Secara tersirat, konsultan jantung anak itu juga merasa pemberhentiannya masih berkaitan dengan sikap kritisnya terhadap Kemenkes.
Setelah dr Piprim dipecat, ia menyampaikan permintaan maaf kepada mahasiswanya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. “Sedangkan saya hanya menjalankan amanah kongres nasional di Semarang bahwa kolegium ilmu kesehatan anak Indonesia tetap berdiri secara independen. Sehingga kami pada saat itu memperjuangkan independensi kolegium dan menolak kolegium itu ada di bawah Menteri Kesehatan,” ucap dr. Piprim dalam video yang dibagikan melalui grup media kesehatan (16/2/26).
Di sisi lain, Direktur Utama RS Fatmawati, Wahyu Widodo buka suara tentang alasan pemecatan dr Piprim yang dianggap tidak berhubungan dengan sikap kritis terhadap kebijakan Kemenkes. “Beliau diberhentikan karena mangkir berturut-turut selama 28 hari. Ini melanggar PP No. 94 Tahun 2021,” jelas Wahyu.
- Penulis: Aramuti Bunga Shakila




