Kanker Ginjal Banyak Ditemukan di Usia 20-30, Makanan Jadi Pemicu Utama
- account_circle Aramuti Bunga Shakila
- calendar_month 13 Maret 2026, 06:00 WIB
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi. Penyakit Kanker Ginjal di Usia Muda (foto/Getty Images/gorodenkoff).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Tren kanker ginjal pada usia dewasa muda, sekitar 20-30 tahun mulai meningkat seiring dengan catatan kasus penyakit ginjal kronis yang terus bertambah setiap tahun. Sejumlah kebiasaan makan sehari-hari ternyata bisa meningkatkan risiko penyakit tersebut.
Dokter spesialis anak konsultan hematologi-onkologi, dr Nur Melani Sari, SpA-Subsp.HO, mengungkapkan bahwa sel dalam tubuh manusia, termasuk orang dewasa, dapat mengalami perubahan atau mutasi. Hal itu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah gaya hidup tidak sehat seperti pola makan.
“Kebiasaan yang sifatnya umum, kita sebaiknya mengurangi makanan yang mengandung pengawet, makanan ultra processed, serta pemanis berlebih,” ujar dr Nur Melani dalam konferensi pers Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Selasa (10/3/26).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebenarnya sel-sel tubuh orang dewasa dapat mengalami perubahan secara alami. Namun, perubahan tersebut akan berkembang menjadi masalah jika terpengaruh faktor eksternal, termasuk gaya hidup.
“Sel pada orang dewasa itu secara alami bisa mengalami perubahan, kemudian terjadi mutasi yang diprovokasi oleh gaya hidup,” jelasnya.
- Penulis: Aramuti Bunga Shakila



