Waspada “Godzilla El Nino” 2026! Kemarau Lebih Panjang dan Kering Ancam Jawa Barat
- account_circle anshori
- calendar_month Kamis, 26 Mar 2026 07:00 WIB
- visibility 380
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Peringatan El Nino Pemerintah Siapkan Strategi Antisipasi Dampak Kekeringan/Sumber Foto: Pixabay
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Fenomena iklim ekstrem yang dijuluki “Godzilla El Nino” diperkirakan akan melanda Indonesia pada 2026, bertepatan dengan musim kemarau yang berpotensi berlangsung lebih lama dan lebih kering dari biasanya. Wilayah seperti Jawa Barat hingga Nusa Tenggara Timur diprediksi akan merasakan dampak signifikan berupa minimnya curah hujan serta peningkatan suhu udara.
Prediksi ini disampaikan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menyebut bahwa fenomena El Nino dengan intensitas kuat akan mulai terjadi sejak April 2026. Skala kekuatannya yang tidak biasa membuat fenomena ini dijuluki “Godzilla”, menggambarkan potensi dampaknya yang besar terhadap kondisi iklim di berbagai wilayah Indonesia.
Fenomena ini tidak terjadi sendirian. BRIN menjelaskan bahwa “Godzilla El Nino” kemungkinan akan diperkuat oleh kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Kombinasi dua anomali iklim ini berpotensi memperpanjang musim kemarau, meningkatkan suhu udara secara signifikan, serta menyebabkan penurunan curah hujan yang cukup drastis.
Secara ilmiah, El Nino merupakan kondisi pemanasan suhu permukaan laut di wilayah tengah hingga timur Samudra Pasifik yang melampaui batas normal. Dampaknya sangat terasa di Indonesia karena dapat memicu kekeringan, memperpanjang musim kemarau, serta mengurangi intensitas hujan.
- Penulis: anshori




