Gawat! 7 Dampak Blokade Selat Hormuz Akibat Negosiasi Trump dan Iran yang Buntu
- account_circle MFC Team
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026 13:25 WIB
- visibility 233
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapal perang Amerika melakukan blokade Selat Hormuz
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Trump Ancam Tindakan Keras di Perairan Internasional
Melalui platform Truth Social, Donald Trump kembali memberikan peringatan yang sangat keras. Ia menyatakan bahwa blokade Selat Hormuz juga akan menyasar setiap kapal di perairan internasional yang kedapatan membayar bea masuk kepada pemerintah Iran. “Tidak seorang pun yang membayar bea masuk ilegal akan memiliki jalur aman di laut lepas,” tegas Trump dalam unggahannya.
Dampak dari negosiasi buntu ini kian terasa nyata ketika Trump menambahkan bahwa setiap upaya perlawanan dari pihak Iran terhadap kapal-kapal damai akan dibalas dengan kehancuran total. Ancaman ini menempatkan blokade Selat Hormuz sebagai pusat perhatian dunia yang dikhawatirkan memicu pecahnya konflik bersenjata berskala besar.
Respon Garda Revolusi Iran (IRGC) Terhadap Blokade
Pihak Teheran melalui Garda Revolusi Iran (IRGC) segera bereaksi terhadap rencana blokade Selat Hormuz tersebut. Mereka memperingatkan bahwa setiap kapal militer asing yang mendekati wilayah sensitif tersebut akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata. Iran bersumpah akan melakukan tindakan balasan yang keras dan tegas demi mempertahankan kedaulatan laut mereka.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang memimpin delegasi saat negosiasi buntu di Pakistan, menyebut gertakan Trump tidak akan mempan. Iran berargumen bahwa mereka telah memberikan inisiatif yang logis, namun pihak Amerika Serikat-lah yang tidak bisa dipercaya. Perselisihan ini membuat prospek perdamaian pasca-blokade Selat Hormuz semakin jauh dari kenyataan.
- Penulis: MFC Team




