Menantea Jerome Polin Tutup 25 April 2026: Terbongkar Kasus Penipuan Rp38 Miliar dan Sisi Gelap Bisnis F&B
- account_circle MFC Team
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026 14:22 WIB
- visibility 405
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menantea Jerome Polin Tutup 25 April 2026, Terbongkar Kasus Penipuan Rp38 Miliar (Sumber : Instagram/@jehianps)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jerome Polin Jadi Korban ‘Bandit Franchise’
Informasi mengenai Menantea Jerome Polin tutup 25 April 2026 ini semakin memanas setelah istilah “bandit franchise” mencuat ke publik. Diduga, oknum yang bekerja sama dengan Jerome adalah sosok senior di industri Food and Beverage (F&B) yang juga diduga melakukan praktik serupa pada beberapa brand ternama milik selebritas lain.
Jerome menyebutkan bahwa beberapa brand seperti Ngikan milik Okin, Nyapii milik Edho Zell, hingga beberapa brand lainnya juga mengalami masalah serupa dengan oknum yang sama. Hal ini menjadi peringatan keras bagi para publik figur yang ingin terjun ke dunia bisnis namun tidak memiliki kontrol penuh atas sistem keuangan mereka.
“Kami kurang melakukan background research terhadap calon partner bisnis kami. Kami terlalu percaya karena sosok tersebut dianggap sudah berpengalaman di bidangnya,” tambah Jehian Polin dengan nada penuh penyesalan.
Tanggung Jawab Terhadap Mitra hingga 25 April 2026
Meskipun perusahaan mengalami kerugian besar akibat kasus penipuan Rp38 miliar ini, Jerome dan Jehian berkomitmen untuk tetap bertanggung jawab. Menantea tidak langsung tutup seketika, melainkan akan menyelesaikan seluruh kontrak kerja sama dengan para mitra franchise hingga tanggal 25 April 2026.
Untuk menjaga agar operasional tetap berjalan hingga masa kontrak berakhir, Jerome bahkan harus merogoh kocek pribadi guna menutupi biaya gaji karyawan dan bahan baku. Langkah ini diambil demi menjaga nama baik dan memastikan para mitra tidak semakin dirugikan akibat ulah oknum manajemen tersebut.
- Penulis: MFC Team




