7 Tuntutan Kader NasDem Mojokerto Bela Surya Paloh, Desak Permintaan Maaf Majalah Tempo
- account_circle MFC Team
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026 14:36 WIB
- visibility 286
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aksi massa Aliansi Kader NasDem Mojokerto membawa spanduk dukungan untuk Surya Paloh dan menuntut permintaan maaf dari Majalah Tempo.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mojokerto, Hasanah.id – Sosok Surya Paloh menjadi pusat perhatian dalam aksi protes yang digelar puluhan massa dari Aliansi Kader Partai NasDem Kabupaten Mojokerto pada Rabu (15/04/2026). Massa turun ke jalan untuk menyuarakan keberatan mendalam atas sampul (cover) Majalah Tempo edisi terbaru yang dinilai telah merendahkan martabat dan kehormatan Surya Paloh sebagai pimpinan tertinggi partai mereka.
Aksi solidaritas untuk Surya Paloh ini dimulai dengan long march dari kawasan Apotek Teratai menuju Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Mojokerto. Dalam orasinya, para kader menegaskan bahwa narasi yang dibangun media tersebut bukan sekadar kritik politik, melainkan serangan personal terhadap figur Surya Paloh yang selama ini menjadi simbol pemersatu di internal partai NasDem.
Pemicu Protes: Karikatur dan Narasi Penghinaan terhadap Surya Paloh
Gejolak ini dipicu oleh terbitnya Majalah Tempo edisi 13-16 April 2026 yang menampilkan karikatur Surya Paloh dengan tajuk “PT Nasdem Indonesia Raya Tbk”. Dalam ilustrasi tersebut, Surya Paloh digambarkan dalam konteks yang menurut para kader sangat tidak pantas, yakni menyamakan partai politik dengan badan usaha komersial yang sedang melakukan merger.
Koordinator lapangan aksi, Lestari, menyatakan bahwa penggambaran Surya Paloh sebagai pemimpin “perusahaan” politik adalah bentuk pembunuhan karakter. “Kami melihat ada upaya sistematis untuk mendegradasi posisi Surya Paloh. Beliau adalah tokoh bangsa, bukan direktur perusahaan komersial seperti yang dikesankan dalam sampul tersebut,” tegas Lestari di sela-sela aksi bela Surya Paloh.
- Penulis: MFC Team




