Breaking News
Trending Tags

Jepang Kucurkan Bantuan 171,5 Triliun untuk Jaga Stabilitas Energi

  • account_circle Friska Putri Aryananta
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026 12:34 WIB
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Pemerintah Jepang mengambil langkah besar dalam menjaga kestabilan energi kawasan Asia dengan menyiapkan dukungan finansial senilai 10 miliar dollar AS atau sekitar Rp171,5 triliun. Kebijakan ini hadir sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang berdampak langsung pada rantai pasok energi global.

Perdana Menteri Sanae Takaichi menyebutkan bahwa nilai bantuan tersebut setara dengan sekitar 1,2 miliar barel minyak mentah. Jumlah itu bahkan mendekati kebutuhan impor tahunan negara-negara ASEAN.

Kebijakan ini diumumkan usai pertemuan “AZEC Plus”, bagian dari inisiatif Asia Zero-Emission Community yang dipimpin Jepang. Forum tersebut dihadiri sejumlah negara Asia Tenggara seperti Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama regional, terutama dalam menghadapi ancaman krisis energi yang semakin nyata.

Lonjakan harga energi dunia dan terganggunya distribusi akibat konflik di Timur Tengah menjadi alasan utama di balik kebijakan ini. Pemerintah Jepang menilai stabilitas energi di Asia bukan hanya penting bagi kawasan, tetapi juga krusial bagi perekonomian domestiknya.

“Kami saling terhubung melalui rantai pasok dan memiliki ketergantungan satu sama lain. Mendukung negara-negara Asia berarti juga memperkuat ekonomi Jepang,” ujar Takaichi.

Dana bantuan ini nantinya akan disalurkan melalui lembaga keuangan milik negara seperti Japan Bank for International Cooperation dan Nippon Export and Investment Insurance.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Friska Putri Aryananta
expand_less