Breaking News
Trending Tags

Menilik Sosok Marsinah di Peresmian Museum Baru, 1 Langkah Nyata Presiden Prabowo Subianto Menolak Lupa Sejarah Buruh

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026 11:33 WIB
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nganjuk, Hasanah.idSosok Marsinah kembali menjadi pusat perhatian nasional seiring dengan langkah resmi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan museum yang didedikasikan untuk mengenang perjuangannya di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Dalam upacara peresmian tersebut, Presiden memberikan catatan historis yang mendalam mengenai pahlawan buruh ini. Kepala Negara menegaskan bahwa peristiwa penculikan hingga pembunuhan keji yang menimpa perempuan pejuang tersebut merupakan sebuah tragedi kelam yang sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi di bumi Pancasila.

Melalui peresmian ini, publik diajak kembali untuk menilik sosok Marsinah bukan sekadar sebagai korban kekerasan masa lalu, melainkan sebagai simbol keteguhan pekerja dalam menuntut hak-hak normatif. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dedikasi yang ditunjukkan oleh seorang buruh pabrik sederhana dari Nganjuk ini mencerminkan esensi dari perjuangan menegakkan keadilan sosial. Negara hadir memberikan penghormatan resmi agar nilai-nilai keberanian yang melekat pada dirinya dapat dipelajari oleh generasi muda dan menjadi fondasi dalam menyusun regulasi ketenagakerjaan yang lebih humanis.

“Sesungguhnya peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan, sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi,” ujar Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di lokasi museum. Pernyataan tegas ini mempertegas bahwa ruang dialog dan perlindungan hukum harus selalu diutamakan dalam menyelesaikan setiap sengketa industrial di Indonesia.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less