Breaking News
Trending Tags

Yusril Buka Suara soal Larangan Nobar Film Pesta Babi di Sejumlah Kampus, Apa Katanya?

  • account_circle anshori
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026 10:36 WIB
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita sendiri belakangan menjadi perbincangan publik karena memuat kritik terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan. Dalam film itu, pembangunan proyek dinilai menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kelestarian alam, hingga hak masyarakat adat Papua atas tanah ulayat mereka.

Yusril memahami bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan hal yang lazim dalam negara demokrasi. Ia juga mengakui bahwa isi maupun judul film tersebut memang mengandung unsur yang cukup provokatif sehingga memancing perhatian masyarakat luas.

Meski demikian, ia meminta publik agar tidak langsung bereaksi berlebihan hanya karena judul film yang kontroversial. Menurutnya, masyarakat sebaiknya menonton terlebih dahulu isi dokumenter tersebut secara utuh sebelum memberikan penilaian atau kesimpulan.

“Biarkan saja masyarakat menonton, lalu setelah itu silakan gelar diskusi dan debat. Dengan demikian publik menjadi kritis, pro dan kontra dapat terjadi,” katanya.

Yusril berpandangan bahwa ruang diskusi harus tetap dibuka agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara sehat. Ia menilai perdebatan yang muncul dari sebuah karya dokumenter merupakan bagian dari proses demokrasi yang normal. Selama dilakukan secara tertib dan sesuai aturan, perbedaan pandangan tidak perlu dianggap sebagai ancaman.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less