Breaking News
Trending Tags

Viral Harga Gas Elpiji 3 Kg Rp16 Ribu Saat Kunjungan Prabowo, Netizen Soroti Realita di Lapangan

  • account_circle anshori
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026 17:00 WIB
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun dalam praktiknya, harga gas melon sering mengalami kenaikan ketika sudah berpindah tangan ke warung atau pengecer kecil yang menjadi tempat belanja utama masyarakat. Proses distribusi tambahan itu membuat harga elpiji subsidi mengalami lonjakan cukup tinggi di berbagai daerah.

Kenaikan harga tersebut umumnya disebabkan oleh biaya transportasi tambahan serta margin keuntungan yang diambil pengecer. Akibatnya, konsumen akhir harus membeli gas subsidi dengan harga yang jauh lebih mahal dibanding angka resmi yang ditetapkan pemerintah.

Di sejumlah wilayah, harga gas elpiji 3 kilogram bahkan dilaporkan mencapai Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per tabung. Situasi itu membuat banyak masyarakat merasa angka Rp16.000 yang dipajang saat kunjungan Presiden tidak lagi menggambarkan kondisi nyata di lapangan.

Perbedaan harga tersebut juga terlihat dalam salah satu video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, terdengar percakapan warga yang membandingkan harga resmi dengan harga beli sebenarnya di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Sinnya berapa? Rp18.000 tapi di sini di sini Rp24.000”.

Pernyataan tersebut langsung memicu banyak respons dari netizen yang merasa realita kehidupan masyarakat kecil tidak sepenuhnya tercermin dalam acara resmi pemerintah. Banyak warganet menilai ada jarak antara laporan yang diterima pejabat dengan kondisi ekonomi yang benar-benar dirasakan rakyat sehari-hari.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less