Selat Homruz Dibuka? Menkeu Sebut APBN Berpotensi Diuntungkan dari Meredanya Konflik AS-Iran
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Selasa, 16 Jun 2026 12:51 WIB
- visibility 127
- comment 0 komentar
- print Cetak

Selat Homruz Dibuka? Menkeu Sebut APBN Berpotensi Diuntungkan dari Meredanya Konflik AS-Iran (foto: istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Berkurangnya kebutuhan subsidi dinilai dapat membuka ruang fiskal yang lebih luas bagi pemerintah. Dana yang sebelumnya disiapkan untuk mengantisipasi kenaikan harga energi dapat dialihkan untuk mendukung berbagai program prioritas nasional sesuai arahan Presiden.
Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah masih akan terus memantau perkembangan situasi global sebelum melakukan penyesuaian kebijakan anggaran lebih lanjut. Meski demikian, arah perkembangan saat ini dinilai cukup positif bagi stabilitas fiskal Indonesia.
Isu Selat Homruz dibuka juga mendapat perhatian pasar internasional karena jalur tersebut merupakan salah satu rute pengiriman minyak terpenting di dunia. Ketika risiko konflik menurun, kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi ikut mereda dan mendorong penurunan harga minyak global.
Kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi banyak negara pengimpor energi, termasuk Indonesia. Selain membantu menjaga stabilitas harga dalam negeri, terbukanya peluang Selat Homruz dibuka secara aman juga dapat mengurangi tekanan terhadap APBN yang selama ini harus mengantisipasi fluktuasi harga energi dunia.
Jika tren positif ini berlanjut, pemerintah berpotensi memiliki tambahan ruang anggaran untuk memperkuat program pembangunan, meningkatkan pembiayaan sektor prioritas, serta menjaga kesehatan fiskal nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
- Penulis: Atep Hilmansyah




