Sanksi FIFA Kepada Persib Bandung Dicabut, Robert Rene Alberts Buka Suara
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Rabu, 12 Agt 2026 17:13 WIB
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Robert Rene Alberts (antara)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – BANDUNG. Polemik Sanksi FIFA terkait Registration Ban yang menimpa Persib Bandung kini telah selesai.
Diketahui, Persib Bandung telah terbebas dari sanksi FIFA Registration Ban setelah menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran kepada mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts.
Hasil tersebut, nama Persib sudah tidak tercantum dalam daftar FIFA Registration Ban sejak Selasa (11/8/2026) malam.
Dengan pencabutan sanksi tersebut, Maung Bandung kembali dapat mendaftarkan pemain anyar untuk menghadapi musim 2026/2027.
Perselisihan pembayaran itu sebelumnya membuat Persib masuk dalam daftar larangan pendaftaran pemain FIFA.
Robert kemudian mengonfirmasi bahwa klub telah melunasi seluruh pembayaran yang menjadi kewajibannya dan dirinya sudah menginformasikan penyelesaian tersebut kepada FIFA.
Berakhirnya kewajiban itu sekaligus menutup sengketa antara Persib dan mantan pelatih asal Belanda tersebut.
Robert Rene Alberts Buka Suara
Robert memilih buka suara setelah muncul sejumlah komentar yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta perkara.
Ia sengaja diam karena tidak ingin sengketa pribadi dengan Persib dibawa ke ruang publik dan masih memberikan kesempatan kepada klub untuk menyelesaikan kewajibannya melalui jalur yang semestinya.
Namun, setelah dirinya dan keluarganya ikut disalahkan, Robert merasa perlu menjelaskan duduk perkara sengketa tersebut.
Robert menjelaskan, sengketa bermula dari kontrak yang ditandatanganinya bersama Persib pada 2021 dengan masa kerja hingga Mei 2025.
Ia menegaskan tidak pernah dipecat dari posisi pelatih kepala, melainkan memilih mengundurkan diri.
Setelah terjadi pergantian manajemen, Robert kembali membahas pembayaran yang masih tertunda bersama manajemen baru Persib dalam pertemuan pada Januari 2025.
Bobotoh mengapresiasi langkah manajemen Persib Bandung yang dengan Sigap merespon sanksi yang diberikan FIFA.
Bobotoh berharap, Persib Bandung bisa kembali fokus menghadapi turnamen yang akan dihadapi Maung Bandung. ***
- Penulis: Unggung Rispurwo



