Ketum PP Muhammadiyah Bicara Soal Jatah Tambang: Fokus untuk Masyarakat dan Lingkungan
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Kamis, 19 Des 2024 09:57 WIB
- visibility 213
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Kami selalu menempatkan kebijakan ini sesuai aturan yang berlaku. Muhammadiyah berkomitmen bahwa pengelolaan tambang ini harus berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas Haedar.
3. Prioritaskan Kelestarian Lingkungan dan Sosial
Haedar menekankan bahwa Muhammadiyah akan memastikan setiap langkah pengelolaan tambang mempertimbangkan aspek lingkungan alam dan sosial. Komitmen ini, menurutnya, adalah prinsip dasar Muhammadiyah dalam setiap aktivitas usaha.
“Segala usaha Muhammadiyah, termasuk tambang, akan terintegrasi dengan perhatian terhadap lingkungan sosial dan alam. Kami ingin memastikan tidak ada dampak negatif yang ditimbulkan. Semua proses ini masih dalam tahap matang dan seksama,” tambahnya.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyatakan bahwa izin pengelolaan tambang eks Adaro Energy di bawah PKP2B hampir selesai dan akan diberikan kepada Muhammadiyah.
“Eks PKP2B, kemungkinan besar milik Adaro, akan dikelola Muhammadiyah,” ungkap Bahlil saat ditemui di Balikpapan, Kalimantan Timur, awal Januari 2024.
- Penulis: Bobby Suryo



