Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipotong, Kepala Badan Gizi Jelaskan Kelanjutan Program
- account_circle MFC Team
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026 15:11 WIB
- visibility 196
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Badan Gizi Jelaskan Kelanjutan Program
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id– Kebijakan fiskal terbaru yang diketuk oleh pemerintah pusat kembali memicu polemik serta restrukturisasi besar-besaran pada program strategis nasional. Kabar mengejutkan datang dari pos pendanaan program makan bergizi gratis yang harus rela mengalami rasionalisasi ruang fiskal secara drastis. Menanggapi situasi krusial ini, Kepala Badan Gizi jelaskan kelanjutan program MBG usai anggaran dipangkas jadi Rp268 T dari yang semula Rp335 T demi memberikan kepastian logistik kepada publik dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.
Pemangkasan anggaran yang terbilang sangat signifikan ini memicu kekhawatiran meluas mengenai keberlanjutan serta jangkauan distribusi pemenuhan nutrisi anak sekolah di berbagai daerah. Namun, langkah taktis segera disiapkan agar visi swasembada pangan dan penguatan sumber daya manusia tidak mandek di tengah jalan. Melalui pernyataan resmi terbarunya, Bos Badan Gizi ungkap nasib MBG usai anggaran dipangkas jadi Rp268 T dengan menekankan skala prioritas dan efisiensi mutlak pada sistem pengadaan barang.
Publik menilai pengurangan pagu dana ini sebagai ujian berat bagi realisasi janji kampanye politik yang telah dirancang sejak awal tahun anggaran operasional. Kendati demikian, komitmen kelembagaan tetap berjalan tegak, di mana Bos Badan Gizi ungkap nasib MBG usai anggaran dipangkas jadi Rp268 T sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan negara yang sedang mengalami kontraksi penerimaan domestik.
- Penulis: MFC Team




