“Sebanyak 1.027 orang peserta yang terdiri dari para pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum yang didampingi 41 BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota se-Indoneaia akan memperebutkan tropi, sertifikat dan uang pembinaan,” ujarnya.
Sementara Rektor Universitas Katolik Parahyangan, Mangadar Situmorang, PH.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada lembaga BNN yang selama 20 tahun menunjukan kecintaannya kepada bangsa untuk memerangi narkoba baik dari tingkat pusat dan daerah agar semua bersih dan terbebas dari narkoba.
Ia pun mengapresiasi langkah BNN yang telah menggelar Bandung Choral Festival 2022 yang mengambil tema “War On Drugs Sing Against Drugs” di Universitas Katolik Parahyangan.
“Ini merupakan cara non konvensional dimana pada saat yang sama BNN melihat dengan bernyanyi dan memperlihatkan talenta-talenta melalui keindahan dan nilai budaya masyarakat, memerangi kejahatan narkoba dengan cara brilian yaitu melalui bernyanyi,” jelas Mangadar Situmorang.
Ia menjelaskan gedung Auditorium yang dipergunakan dalam ajang ini disebut-sebut masuk dalam 50 auditorium akustik terbaik di dunia karena ruangannya mendukung suara akustik.
“Gedung Auditorium ini termasuk salah satu gedung terbaik untuk gelaran atau pentas kompetisi Bandung Choral Festival 2022,” ujarnya.