Daftar Negara Anggota ASEAN dari Masa ke Masa: Dari Lima Pendiri hingga Timor-Leste
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Senin, 27 Okt 2025
- visibility 90
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Sejak dibentuk pada 8 Agustus 1967, Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) atau Association of Southeast Asian Nations telah berkembang menjadi organisasi regional yang kuat di kawasan Asia Tenggara. Didirikan untuk memperkuat stabilitas, perdamaian, serta kerja sama ekonomi dan sosial antarnegara anggota, ASEAN kini beranggotakan 11 negara setelah kehadiran Timor-Leste sebagai anggota terbaru pada 2025.
Berikut daftar lengkap negara anggota ASEAN dari awal berdirinya hingga saat ini, beserta tahun bergabungnya:
Indonesia (1967)
Indonesia merupakan salah satu dari lima negara pendiri ASEAN. Bersama Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand, Indonesia menandatangani Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967. Negara ini berperan besar dalam membentuk arah dan tujuan utama ASEAN untuk menjaga stabilitas kawasan dan meningkatkan kerja sama regional.Malaysia (1967)
Malaysia ikut menandatangani Deklarasi Bangkok dan menjadi bagian penting dalam perumusan visi awal ASEAN. Negeri jiran ini aktif mendorong integrasi ekonomi serta mempererat hubungan sosial-budaya di Asia Tenggara.Filipina (1967)
Sebagai salah satu pendiri, Filipina menekankan pentingnya kolaborasi politik dan keamanan antarnegara ASEAN, terutama di tengah situasi global yang penuh ketegangan selama era Perang Dingin.Singapura (1967)
Singapura bergabung sejak awal berdirinya ASEAN dengan tujuan memperkuat kestabilan ekonomi dan politik kawasan pascakolonial. Negara kota ini kemudian menjadi pusat keuangan dan perdagangan penting di Asia Tenggara.Thailand (1967)
Thailand menjadi tuan rumah penandatanganan Deklarasi Bangkok sekaligus salah satu inisiator utama pembentukan ASEAN. Hingga kini, Bangkok sering menjadi lokasi pertemuan diplomatik penting organisasi tersebut.Brunei Darussalam (1984)
Setelah memproklamasikan kemerdekaan pada 1 Januari 1984, Brunei Darussalam resmi bergabung dengan ASEAN hanya enam hari kemudian, yakni pada 7 Januari 1984. Bergabungnya Brunei memperkuat dimensi ekonomi dan diplomasi kawasan.Vietnam (1995)
Vietnam menjadi anggota penuh ASEAN pada 28 Juli 1995, menandai perluasan kerja sama ke wilayah Indochina. Masuknya Vietnam juga mencerminkan langkah ASEAN menuju integrasi pasca-Perang Dingin.Laos (1997)
Bergabung pada 23 Juli 1997, Laos memandang ASEAN sebagai wadah untuk memperkuat pembangunan nasional dan memperluas hubungan internasional di bawah prinsip saling menghormati dan perdamaian.Myanmar (1997)
Pada hari yang sama dengan Laos, Myanmar juga resmi menjadi anggota ASEAN. Keanggotaan Myanmar menunjukkan komitmen ASEAN untuk menyatukan seluruh negara di Asia Tenggara, tanpa memandang sistem politik masing-masing.Kamboja (1999)
Kamboja sempat menunda keanggotaannya karena situasi politik dalam negeri pada 1997, sebelum akhirnya resmi bergabung pada 30 April 1999. Sejak itu, negara ini aktif berpartisipasi dalam berbagai inisiatif ekonomi dan budaya ASEAN.Timor-Leste (2025)
Setelah melalui proses panjang sejak mengajukan permohonan pada 2011, Timor-Leste akhirnya diterima sebagai anggota ke-11 ASEAN pada 2025. Bergabungnya negara muda ini menjadi babak baru bagi ASEAN dalam memperluas jangkauan kerja sama dan memperkuat integrasi kawasan.
- Penulis: Bobby Suryo



