Breaking News
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Dari Kota Bekasi untuk Dunia: Jejak Ki Dalang Wawan Ajen dan Wayang Ajen Diversity

Dari Kota Bekasi untuk Dunia: Jejak Ki Dalang Wawan Ajen dan Wayang Ajen Diversity

  • account_circle Unggung Rispurwo
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun, Wawan selalu kembali ke Kota Bekasi. Baginya, kota tempat ia berkarya adalah “titik mula sekaligus rumah bagi kreativitas.” Kota Bekasi yang sering dianggap kota pinggiran Ibu Kota, melalui Wayang Ajen Diversity, kini tampil sebagai kota budaya dengan wajah global.

Satu hal yang membedakan Wayang Ajen dengan banyak pertunjukan tradisi lain adalah keberanian Wawan untuk melibatkan generasi muda sejak dini. Dalam Wayang Ajen Diversity, empat dalang remaja Aming Ajen, Yayar Ajen, Adimas Ajen, dan Pandu Ajen akan naik panggung bersama sang maestro.

Puluhan dalang cilik Generasi Alpha dan GenZ binaan Wayang Ajen akan ikut mewarnai pertunjukan Pesona Nusantara Bekasi Keren 2025.

Menurutnya, inilah bentuk regenerasi seni yang nyata.

“Kalau seni hanya berhenti di satu generasi, maka ia akan mati. Tetapi jika diwariskan, seni akan selalu hidup,” kata Wawan.

Wayang Ajen Diversity adalah cerita tentang keberanian untuk berinovasi. Dari sebuah sanggar kecil di Kota Bekasi, lahir karya yang mampu berbicara di pentas internasional.

  • Penulis: Unggung Rispurwo
expand_less