DBD Meningkat Saat Musim Hujan, Simak Cara Pencegahannya!
- account_circle Aramuti Bunga
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 40
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Nyamuk Penyebar Demam Berdarah Dengue (DBD), (sumber/Freepik).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – DBD atau Demam Berdarah Dengue semakin meningkat ketika musim penghujan tiba dan akan menjadi masalah kesehatan yang serius. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, secara kumulatif pada tahun 2024 terdapat 210.644 kasus DBD dengan 1.239 kematian di 259 kabupaten/kota dari 32 provinsi.
Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Yudhi Pramono mengungkapkan bahwa lonjakan kasus dan kematian akibat DBD dilaporkan tidak hanya terjadi di daerah endemis, tetapi juga daerah yang sebelumnya aman dari serangan DBD.
Faktor utama dari peningkatan risiko virus dengue ini disebabkan oleh perubahan iklim, terlebih dengan adanya curah hujan yang tinggi.
Menanggapi kasus tersebut, Ketua Umum PP PAPDI menghimbau pentingnya pencegahan berkelanjutan agar terhindari dari bahaya DBD yang kian meningkat. “Dengue bukan hanya persoalan klinis, tetapi tantangan kesehatan masyarakat. Pencegahan harus menjadi fokus utama melalui edukasi, kewaspadaan gejala, penerapan 3M Plus, serta vaksinasi dengue,” ujar Dr. dr. Eka Ginanjar, SpPD, K-KV.
Lebih lengkapnya, masyarakat dapat menerapkan beberapa langkah berikut guna menghindari virus dengue:
- Penulis: Aramuti Bunga



