Demam Berdarah Dengue (DBD): Ancaman Serius di Musim Hujan yang Perlu Penanganan Ekstra
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
- visibility 91
- comment 0 komentar
- print Cetak

Demam Berdarah Dengue (DBD): Ancaman Serius di Musim Hujan yang Perlu Penanganan Ekstra
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Demam Berdarah Dengue (DBD) dikenal sebagai salah satu penyakit tropis yang menjadi ancaman besar di musim hujan. Menurut Dicky Budiman, pakar Keamanan dan Ketahanan Kesehatan dari Griffith University, Australia, jumlah kasus DBD terus meningkat setiap tahun. Faktor pemanasan global, tingginya curah hujan, dan kelembapan lingkungan berkontribusi terhadap peningkatan ini.
“Kasus DBD cenderung meningkat dari tahun ke tahun, terutama pada anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan,” kata Dicky.
Meskipun tingkat kematian global akibat DBD tergolong rendah, yaitu sekitar 1 persen, angka ini bisa naik drastis di negara tropis hingga mencapai 50 persen jika tidak diatasi dengan baik.
“Secara global, angka kematian hanya sekitar satu persen atau bahkan lebih rendah. Namun, di negara tropis, data menunjukkan bahwa jika kasusnya tertangani dengan baik, angka kematian dapat ditekan ke 2-5 persen. Jika terlambat atau tidak ditangani, angka tersebut dapat melonjak hingga 50 persen,” jelas Dicky.
- Penulis: Bobby Suryo



