DPRD Jabar dan Gubernur Sepakati Tiga Daerah Otonom Baru - Hasanah

DPRD Jabar dan Gubernur Sepakati Tiga Daerah Otonom Baru

Hasanah.id – Bandung. Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan DPRD Jabar menyepakati tiga calon daerah persiapan otonom baru (CDPOB) dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Jumat (4/12/2020). Tiga wilayah baru itu adalah Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Garut Selatan, dan Kabupaten Bogor Barat.

Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman mengatakan, tiga daerah tersebut sangat layak dimekarkan sebagai wilayah otonomi baru.

“Kami memohon kepada pimpinan dan anggota DPRD Jabar untuk dapat memberikan persetujuannya terhadap usulan CDOB tersebut,” kata Bedi dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar di Bandung, Jumat (4/12).

Secara geografis maupun demografis Besi mengatakan, jika Jawa Barat memiliki wilayah yang sangat luas. Apalagi, sambungnya, total jumlah penduduk di satu kabupaten di Jabar bisa hampir sama dengan penduduk di satu provinsi di luar Pulau Jawa.

“Dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, Jawa Barat idealnya memiliki 40 kabupaten kota dibandingkan dengan saat ini sebanyak 27 kabupaten kota,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Meski demikian, Bedi mengakui bahwa CDOB tersebut masih membutuhkan proses panjang, mengingat pemerintah pusat tengah melakukan moratorium daerah pemekaran.

“Kami ingatkan bahwa proses berikutnya masih cukup panjang,” ujar dia.

Setelah moratorium dicabut oleh Presiden RI berdasarkan masukan dari Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD), nantinya akan ada tim independen yang menguji apakah layak untuk meneruskan menjadi daerah otonomi baru atau malah dinyatakan gagal sehingga dikembalikan kepada daerah induk.

“Setelah status CDOB disahkan, maka butuh tiga tahun bagi ketiga daerah tersebut untuk melakukan persiapan. Kemudian akan diuji kelayakannya untuk diteruskan menjadi DOB atau dinyatakan gagal sehingga dikembalikan ke daerah induk,” paparnya.

Untuk itu, ia mengimbau semua pihak terkait agar bersungguh-sungguh bersinergi mengawal misi pemekaran hingga berhasil.

“Hal itu (dikembalikan ke daerah induk) tentu tidak kita kehendaki karena itu mari kita bersungguh-sungguh bersinergi untuk mengawal,” ucapnya.

Dalam rapat paripurna tersebut Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama pimpinan DPRD Jabar telah menandatangani naskah persetujuan pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara Garut Selatan, dan Bogor Barat menjadi calon daerah otonomi baru.

Jika dinilai layak dimekarkan dan disetujui pemerintah pusat, akan ada 50 kecamatan yang akan masuk ke dalam tiga daerah otonomi baru.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat menyampaikan jika Kesepakatan itu bakal berlanjut untuk pengusulan kepada

Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah pusat akan melakukan penilaian mengenai persyaratan dasar kewilayahan dan persyaratan administrasi di tiga kabupaten induk. Hasil penilaian akan disampaikan kepada DPR dan DPD. Pembahasan antara eksekutif dan legislatif di tingkat provinsi ini berdasrkan usulan dari tiga pemerintah daerah induk.

“Jika dinyatakan memenuhi persyaratan, maka pemerintah akan membentuk tim independen yang bertugas melakukan kajian terhadap persyaratan, yang terdiri atas tujuh parameter,” ujar Ridwan Kamil soal pasal 33 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terkait pembentukan daerah persiapan.

Ridwan Kamil berharap, apabila pembentukan daerah persiapan terwujud maka efektivitas penyelenggaraan pemerintahan akan terwujud. “Terjadi percepatan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, kualitas pelayanan publik meningkat, pelayanan semakin cepat dan dekat dengan masyarakat dan tentunya kualitas tata kelola pemerintahan secara umum juga akan meningkat,” tuturnya.**

Total
0
Shares
Related Posts