Sempat Dijemput Ambulan Karena Covid, Harris Bobihoe: Bawa Happy Saja
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 15 Jul 2021 17:17 WIB
- visibility 311
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Angka kasus yang terpapar COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Khususnya Provinsi Jawa Barat jumlah pasien penderita Covid-19 yang tinggi, membuat Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit rujukan pasien covid-19 hampir penuh.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe. Menjadi salah satu penyintas covid-19, dirinya bercerita awal mula terinfeksi, hingga bagaimana menjalani isolasi mandiri.
Harris mengatakan bahwa pada tanggal 31 Mei lalu, ia mulai merasa tidak enak badan, flu berat, batuk, demam tinggi, badan nyeri dan pusing setelah sebelumnya mendatangi acara musyawarah di salah satu Hotel yang berada di Kota Bandung. Dengan inisiatifnya, dirinya melakukan test swab PCR dan hasilnya positif dengan CT value 14,7.
“Kemudian, pagi tanggal 1 Mei saya PCR lagi dengan keluarga dan seluruh orang yg ada dirumah, ternyata yang terpapar hanya saya dan istri. Karena, waktu saya sakit, saya diurut istri, disitulah mungkin tertularnya. Pada PCR kedua kali ini, CT value saya turun menjadi 7,7,” ujarnya, Rabu, (14/07/2021).
Akhirnya ia dan istri memutuskan untuk dibawa ke RSUD Al-Ihsan, Bale Endah, Kabupaten Bandung dengan cara dijemput ambulan. Selama dirawat di Rumah Sakit untuk menaikan imun menurutnya kita harus beranggapan bahwa penyakit ini bukan beban pikiran.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




