Pertumbuhan 5,61% Dinilai Ilusif dan Subsidi Rp203,7T Bocor
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 19:27 WIB
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

Subsidi Bocor Ke Orang Kaya, Pertumbuhan 5,61 Persen Ilusif
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain itu, disparitas harga antar wilayah yang mencapai hampir empat kali lipat turut memperburuk beban pengeluaran keluarga.
Dia juga mengingatkan kinerja fiskal yang semakin tercekik akibat pembengkakan subsidi energi.
Hingga lima bulan pertama tahun ini, realisasi subsidi dan kompensasi energi telah mencapai Rp203,7 triliun atau 45,6 persen dari pagu APBN.
Beban subsidi yang besar mengurangi ruang anggaran untuk belanja prioritas dan program pemulihan lainnya.
Eisha mengkritik skema subsidi berbasis komoditas karena dinilai tidak tepat sasaran dan banyak dinikmati oleh kelompok berpenghasilan mampu.
Kondisi ini menghasilkan inclusion error yang menggerus efektivitas kebijakan sosial dan fiskal.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat, 26 Juni 2026.
Untuk menjaga keberlanjutan pemulihan, Eisha menyarankan perbaikan penargetan subsidi dan kajian menyeluruh terhadap kebijakan fiskal guna melindungi kelompok rentan tanpa mengorbankan ruang fiskal bagi pemulihan.
Perbaikan ini diperlukan agar langkah-langkah fiskal dapat mendukung pemulihan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi risiko terhadap pertumbuhan ekonomi di jangka menengah.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



