Breaking News
Trending Tags

Honda rugi lebih dari US$9 miliar bisnis EV, CEO minta maaf

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 14:27 WIB
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Perusahaan otomotif Honda melaporkan kerugian Honda yang besar setelah mencatat biaya restrukturisasi dan penurunan nilai aset bisnis kendaraan listrik mencapai lebih dari 9 miliar Dolar AS.

CEO Honda, Mibe, menyampaikan permintaan maaf kepada pemegang saham atas kondisi keuangan tersebut dalam pernyataan yang disampaikan pada Jumat dan dikutip Sabtu, 27 Juni 2026.

Dalam rapat umum tahunan, pemegang saham tetap memberikan kepercayaan dengan menyetujui pengangkatan kembali Mibe sebagai anggota dewan direksi bersama 10 direktur lainnya meskipun ada kritik tajam dari beberapa mantan petinggi perusahaan.

Mibe mengakui perusahaan terlalu optimistis mengenai pertumbuhan pasar kendaraan listrik, khususnya di Amerika Serikat, sehingga memaksa Honda menurunkan nilai aset unit EV-nya.

Dia memperingatkan bahwa jika perusahaan memaksakan target penjualan EV yang sebelumnya ditetapkan, bisnis otomotif Honda berisiko mengalami kerugian terus-menerus selama lima hingga tujuh tahun.

Beberapa mantan eksekutif menilai manajemen terlalu mengabaikan pasar China dan terlalu agresif bertaruh pada mobil listrik.

Strategi itu kini membuat grup semakin bergantung pada bisnis sepeda motor yang masih memberikan kontribusi laba signifikan bagi perusahaan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less