NZX 50 Turun 50 Poin ke 13.445 Mengikuti Lesu Wall Street
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026 08:55 WIB
- visibility 80
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bursa Selandia Baru Turun Awal Pekan Ikuti Wall Street
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pasar saham Selandia Baru dibuka melemah pada sesi pagi Senin, 29 Juni 2026, ketika indeks NZX 50 terkoreksi 50 poin atau 0,4 persen ke level 13.445.
Sentimen hati-hati mendominasi pasar sehingga pasar saham Selandia Baru menjadi lebih defensif menjelang rangkaian data ekonomi penting.
Pelemahan mengikuti tekanan jual di Wall Street akhir pekan lalu yang dipicu aksi jual besar pada saham sektor semikonduktor, sehingga pasar saham Selandia Baru turut terpengaruh.
Investor menunggu angka kepercayaan bisnis dan kepercayaan konsumen bulan Juni yang masih dipandang rentan meski ada perbaikan pada Mei.
Selain data domestik, pelaku pasar fokus pada publikasi Purchasing Managers Index (PMI) China dan laporan ketenagakerjaan AS untuk mendapatkan petunjuk arah ekonomi global.
Lonjakan harga minyak menjadi sinyal tambahan terkait risiko inflasi, yang memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga tinggi kemungkinan dipertahankan lebih lama oleh bank sentral utama.
Tekanan terbesar pada NZX 50 datang dari sektor utilitas, layanan komunikasi, teknologi elektronik, dan keuangan.
Beberapa saham blue‑chip yang menahan laju indeks tercatat mengalami koreksi, antara lain Bandara Internasional Auckland turun 1,1 persen.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




