Peruri dan Pundi Terapkan RFID untuk Ekspor Jawa Barat
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 15:25 WIB
- visibility 100
- comment 0 komentar
- print Cetak

UMKM Jabar Terapkan Jejak Karbon Digital Untuk Akses Pasar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Peruri Smart Card bersama Pundi dan INA Trading meluncurkan implementasi Digital Product Passport berbasis Peruri RFID Blockchain untuk produk unggulan dari Jawa Barat.
Proyek ini dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal di pasar ekspor.
Digital Product Passport menjadi pusat sistem yang memungkinkan pelacakan dari hulu ke hilir pada komoditas yang menjadi prioritas ekspor.
Salah satu uji coba awal teknologi difokuskan pada rempah Java Spices yang diproduksi di Cijeruk, Bogor.
Melalui platform ekspor INA Trading, proses mulai penanaman di lahan organik hingga pengemasan kini dapat dilihat secara digital oleh pemangku kepentingan.
Setiap kemasan rempah dilengkapi stiker Peruri RFID Blockchain yang menyimpan data asal bahan, jejak karbon, dan status keaslian.
Amiranto Adi Wibowo, CEO Pundi dan INA Trading, menyatakan bahwa teknologi ini akan menjadi kebutuhan penting bagi eksportir menjelang berlakunya regulasi baru di Eropa.
“Regulasi di Eropa untuk penerapan RFID dan Blockchain mulai diberlakukan pada 2030. Digital Product Passport akan menjadi persyaratan bagi setiap produk yang dikirim ke Eropa,” ujar Amiranto Adi Wibowo.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




