BKPM: PMA Triwulan I 2026 Capai Rp250,0 Triliun
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026 05:18 WIB
- visibility 77
- comment 0 komentar
- print Cetak

BKPM: Minat Investor Global Ke Indonesia Dorong PMA
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan bahwa minat terhadap Penanaman Modal Asing tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Realisasi Penanaman Modal Asing pada Triwulan I 2026 tercatat sebesar Rp250,0 triliun atau 50,1 persen dari total realisasi investasi Rp498,8 triliun.
Angka ini menegaskan peran Penanaman Modal Asing sebagai pendorong utama pertumbuhan investasi sepanjang Triwulan I 2026.
Data resmi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menunjukkan tren kenaikan konsisten nilai PMA sejak 2022.
Pada TW I 2022 realisasi mencapai Rp147,2 triliun, lalu Rp177,0 triliun pada TW I 2023.
Nilai PMA terus meningkat menjadi Rp204,4 triliun pada TW I 2024 dan Rp230,4 triliun pada TW I 2025 sebelum mencapai Rp250,0 triliun pada TW I 2026.
Dendy dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menyatakan bahwa keberlanjutan aliran modal asing mencerminkan kepercayaan investor jangka panjang ke pasar Indonesia.
Dia menambahkan bahwa Penanaman Modal Asing tidak hanya mengalir ke pasar keuangan tetapi juga ke sektor-sektor strategis yang menambah nilai tambah industri.
BKPM mencatat lima negara asal investor terbesar pada Triwulan I 2026 adalah Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




