Kemen PU percepat tangani Enang-Enang, muatan maksimal 5 ton
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 01:38 WIB
- visibility 94
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kemen PU Percepat Penanganan Jembatan Enang Ganggu Logistik
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – BPJN Aceh mempercepat langkah penanganan terhadap Jembatan Enang-Enang untuk memastikan keselamatan pengguna dan menjaga konektivitas masyarakat di Kabupaten Bener Meriah.
Sejak akhir Mei 2026, koordinasi intensif antara BPJN Aceh dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menjadi landasan teknis bagi penanganan darurat Jembatan Enang-Enang.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen kementerian agar penanganan berjalan cepat namun tetap mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan.
Hasil evaluasi tim teknis menunjukkan kondisi struktur jembatan, geometri jalan, dan kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil akibat longsor.
Akibat kondisi tersebut, penanganan harus dilakukan secara bertahap dan berbasis langkah teknik yang konservatif.
Sebagai tindakan awal, BPJN Aceh telah menyelesaikan pemasangan perkuatan sementara (shoring) pada struktur bawah jembatan.
Plt Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini menyatakan perkuatan sementara memungkinkan jembatan difungsikan dalam kapasitas terbatas.
Untuk saat ini, jembatan dapat dilintasi kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat dengan muatan maksimal lima ton pada siang hari.
Kendaraan berat serta angkutan umum tetap dibatasi untuk mencegah risiko keselamatan yang lebih besar.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




