Breaking News
Trending Tags

Danantara ungkap dugaan rekayasa PT Pos, pendapatan Rp3,9T

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 08:42 WIB
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Danantara Indonesia mengumumkan temuan indikasi penyimpangan keuangan PT Pos Indonesia setelah menyelesaikan proses due diligence atas manajemen dan operasi perusahaan.

Menurut pihak internal, indikasi penyimpangan keuangan PT Pos Indonesia muncul dari sejumlah laporan dan evaluasi yang menyorot masalah akumulatif dalam keuangan dan tata kelola perusahaan.

Manajemen Danantara menegaskan bahwa dugaan rekayasa dan pola penyimpangan keuangan PT Pos Indonesia menjadi salah satu fokus utama prioritas penanganan dalam agenda pembenahan.

Proses due diligence dijalankan ketika Daud Joseph masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia, sebelum mengajukan pengunduran diri pada Senin 29 Juni 2026.

Rohan Hafas, Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia, mengatakan pembenahan dilakukan secara menyeluruh untuk mengembalikan kondisi perusahaan.

Rohan menjelaskan tim menemukan berbagai permasalahan yang telah menumpuk selama beberapa tahun dan membutuhkan langkah perbaikan segera.

Ia juga menyebut tim menerima laporan eksternal dan internal yang menunjukkan adanya dugaan manipulasi dalam pencatatan dan pelaporan transaksi tertentu.

Menurut Rohan, keputusan pengunduran diri Daud dilatarbelakangi pandangan bahwa fase restrukturisasi berikutnya memerlukan kepemimpinan dengan keahlian yang lebih spesifik.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less